Penjadwalan LOOK dan C-LOOK
Algoritma LOOK adalah algoritma penjadwalan disk yang secara konsep hampir sama dengan algoritma SCAN. Sesuai dengan namanya, algoritma ini seolah-olah seperti dapat "melihat". Algoritma ini memperbaiki kelemahan SCAN dan C-SCAN dengan cara melihat apakah di depan arah pergerakannya masih ada permintaan lagi atau tidak. Bedanya pada algoritma LOOK, disk arm tidak berjalan sampai ujung disk, tetapi hanya berjalan sampai pada permintaan yang paling dekat dengan ujung disk. Setelah melayani permintaan tersebut, disk arm akan berbalik arah dari arah pergerakannya yang pertama dan berjalan sambil melayani permintaan-permintaan yang ada di depannya sesuai dengan arah pergerakannya.
Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut:
LOOK (head awal di silinder 25) Pergerakan disk arm menuju ke silinder dengan nomor yang lebih kecil (yaitu ke sebelah kiri)
Tabel 19.5. Contoh LOOK
| Next cylinder accessed | Number of cylinder traversed |
|---|---|
| 20 | 5 |
| 10 | 10 |
| 35 | 25 |
| 45 | 10 |
| 50 | 5 |
| 65 | 15 |
| 80 | 15 |
| 85 | 5 |
| 90 | 5 |
| Total pergerakan head | 95 silinder |
Algoritma C-LOOK berhasil memperbaiki kelemahan-kelemahan algoritma SCAN, C-SCAN, dan LOOK. Algoritma C-LOOK memperbaiki kelemahan LOOK sama seperti algoritma C-SCAN memperbaiki kelemahan SCAN. Algoritma C-LOOK adalah algoritma penjadwalan disk yang secara konsep hampir sama dengan algoritma C-SCAN. Bedanya pada algoritma C-LOOK, disk arm tidak berjalan sampai ujung disk, tetapi hanya sampai pada permintaan yang paling dekat dengan ujung disk. Setelah melayani permintaan tersebut, disk arm akan berbalik arah dari arah pergerakannya yang pertama dan langsung berjalan ke permintaan yang paling dekat dengan ujung disk yang lain kemudian melayani permintaan tersebut. Setelah selesai melayani permintaan tersebut, disk arm akan berbalik arah kembali dan melayani permintaan-permintaan lain yang ada di depannya sesuai dengan arah pergerakannya.
Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut:
C-LOOK (head awal di silinder 25)
Tabel 19.6. Contoh C-LOOK
| Next cylinder accessed | Number of cylinder traversed |
|---|---|
| 35 | 10 |
| 45 | 10 |
| 50 | 5 |
| 65 | 15 |
| 80 | 15 |
| 85 | 5 |
| 90 | 5 |
| 10 | 80 |
| 20 | 10 |
| Total pergerakan head | 155 silinder |
Dari tabel tersebut, bisa dilihat bahwa disk arm bergerak dari permintaan 25 ke kanan sambil melayani pemintaan-permintaan yang ada di depannya yang sesuai dengan arah pergerakannya, yaitu permintaan 35, 45, 50, 65, 80, 85, sampai pada permintaan 90. Setelah melayani permintaan 90, disk arm berbalik arah dan langsung menuju ke permintaan 10 (karena permintaan 10 adalah permintaan yang letaknya paling dekat dengan ujung disk 0). Setelah melayani permintaan 10, disk arm berbalik arah kembali dan melayani permintaan-permintaan yang berada di depannya sesuai dengan arah pergerakannya yaitu ke permintaan 20.
Catatan:
Arah pergerakan disk arm yang bisa menuju 2 arah pada algoritma SCAN, C-SCAN, LOOK, dan C-LOOK, menuju silinder terbesar dan terkecil, diatur oleh hardware controller, hal ini membuat pengguna tidak bisa menentukan kemana disk arm bergerak.
Sumber : bebas.vlsm.org
Judul: Apa itu Penjadwalan LOOK dan C-LOOK
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 11.07
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 11.07
0 komentar:
Posting Komentar